Hening (Selamat Jalan Anakku)
Sunyi ……..
Hening, tiada tangis mengiring kelahiranmu,
Tanpa suara sapa pada dunia
Diam …….
kau hanya membisu,
Bukan karena enggan,
Tapi, kau memang tak mampu
BelumĀ sempat menghirup udara dunia,
Rupanya Tuhan ‘menyurat’ lain,
Atau mungkin itu memang pilihanmu,
Mungkin pula
Enggan engkau menyaksi ayahmu yang pendosa
Entahlah …………
Maafkan aku ayahmu
Belum pernah ku mengucap,
Belum sempat ku menyurat nama untukmu,
Tapi kini …..
Engkau telah meninggalkan kami, ayah dan ibu mu
Selamat jalan anakku …………..
Damai lah engkau disana,
Jika, memang masih ada kehidupan disana,
Semoga tenang engkau disana
Untuk Anakku Tercinta
2 November 2009 (21.20 Wita)
Premagana, Gianyar
semua berawal dari tiada…..
dan
berakhir dengan ketiadaan…..
yang sabar aja bli karena kita semua akan kembali juga…dan saya juga ikut berduka cita
Turut berduka dan berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya, Bli Dewaji
semoga mas dan istri diberi ketabahan ya
ikut berduka cita, semoga mendapat yang terbaik dari Nya…
manusia hanya bisa berencana, Tuhan jua yg menentukan, tetap semangat jalani hidup, kita ambil hikmahnya saja di balik peristiwa ini, bahwa kita semua juga akan menyusul semua.
…dan karena-Nya-lah kita dapat berpijak pada sebuah ruang kehidupan dalam rentang waktu yang tidak singkat dan juga tidak lama…
turut berduka, sing tabah yo bli…