Realita, Ilusi, Mimpi ?
Celoteh saya kayaknya akan dimulai lagi deh disini. Saya harap, manusia seperti Mrs. Jono (manusia yang dulu pernah berkomentar) tak lagi berkomentar (memvonis) sesuai pikiran dia. Karena saya tak mau, apa yang saya rasakan dibawa-bawa, dihubungkan dan berpengaruh pada tim. La wong ini masalah pribadi.
Realita : Ya, apa yang sedang saya hadapi lagi kali ini ?
Ilusi : Saya sedang berharap dan sedang dibawa mimpi seolah2 kejadian itu nyata.
Mimpi : Ternyata, oh ternyata, saya sedang bermimpi. Tak semua yang saya inginkan bisa terjadi. Semua kehendak yang di Atas. Tergantung bagaimana Ia mengatur, dan bagaimana kita berlaku.
Tak berstruktur, iya emang tulisan ini tak berstruktur. (EGP). Daripada pusing sendiri, mending tak tulis. Cukup ahh, daripada mengundang persepsi salah. kayaknya dah cukup dah
.
BTW : makasih tu my frend. Makasih nemenin saya cerita. makasih udah nemenin minum
.